KEMBARAN – Kwartir Ranting (Kwarran) Kembaran resmi menggelar kegiatan Sosialisasi Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka (TPGP) Tahun 2026 sebagai upaya nyata dalam mengapresiasi dedikasi serta meningkatkan loyalitas para pembina Pramuka di wilayah tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Korwilcam Dindik Kembaran pada Senin (9/2/2026) ini melibatkan puluhan pembina Pramuka dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga MA/SMK.
Bidang Binawasa Kwarran Kembaran selaku penyelenggara menekankan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai mekanisme teknis, kelengkapan persyaratan, hingga esensi filosofis di balik pemberian tanda penghargaan tersebut.
Ketua Kwarran Kembaran, Kak Hery Suprayitno, menjelaskan bahwa TPGP bukan sekadar aksesori formalitas, melainkan hak yang patut diterima oleh peserta didik maupun anggota dewasa atas pengabdian yang dilakukan secara konsisten.
“Tanda penghargaan ini adalah hak bagi anggota dewasa yang telah menunjukkan pengabdian tanpa putus selama lima tahun berturut-turut dalam memajukan Gerakan Pramuka,” ujar Kak Hery saat memberikan sambutan.
Beliau juga menambahkan bahwa pemberian penghargaan ini dirancang untuk menjadi pemantik motivasi agar setiap anggota tetap setia menjaga integritas dan dedikasinya terhadap organisasi.
“Kami ingin TPGP menjadi bentuk motivasi nyata atas kinerja dan kesetiaan para anggota dalam membina generasi muda di wilayah Kembaran ini,” tegasnya di hadapan para peserta.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Binawasa Kwarran Kembaran, Kak Edi Sarwono, mengungkapkan harapannya agar melalui skema TPGP ini, para pembina mendapatkan pengakuan formal atas loyalitas mereka.
“Melalui penghargaan ini, para pembina diharapkan memperoleh pengakuan yang layak atas dedikasi berkelanjutan yang telah mereka curahkan selama minimal lima tahun,” tutur Kak Edi.
Ia juga menekankan pentingnya aspek keteladanan yang ditunjukkan oleh para pembina selama menjalankan tugas kepramukaan di pangkalan masing-masing.
“TPGP adalah simbol apresiasi terhadap keteladanan para pembina, yang diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi anggota Pramuka lainnya,” imbuhnya dengan penuh semangat.
Andalan Binawasa Kwarran Kembaran, Kak Nova Abadul Fahmi, kemudian membedah secara teknis mengenai prosedur pengajuan serta tertib administrasi yang harus dipenuhi oleh para calon penerima penghargaan.
“Sangat penting bagi setiap pembina untuk memahami tahapan pengajuan dan memastikan kelengkapan administrasi agar proses usulan TPGP berjalan lancar tanpa hambatan,” jelas Kak Nova dalam paparannya.
Di sisi lain, Kak Sidik Rochmatuloh selaku Andalan Binawasa juga memperkenalkan program Lomba Pembina Ngiyai sebagai sarana tambahan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi para pendidik kepramukaan.
“Kegiatan Lomba Pembina Ngiyai ini kami gagas untuk memperkuat semangat pengabdian sekaligus mengasah kualitas instruksional para pembina di lapangan,” kata Kak Sidik.
Respons positif datang dari salah satu peserta, Kak Rusmiati dari pangkalan SD Negeri 3 Dukuhwaluh, yang merasa terbantu dengan adanya kejelasan informasi mengenai syarat-syarat yang cukup detail.
“Informasi ini sangat krusial bagi saya, terutama karena saya pernah mutasi dari sekolah sebelumnya sehingga harus mengumpulkan bukti pengabdian dari awal lagi,” pungkas Kak Rusmiati.
Keseluruhan rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh struktur kepengurusan dan kualitas pembinaan Pramuka di wilayah Kwarran Kembaran demi mencetak generasi bangsa yang unggul.
Kontributor: Riptina Pawestri